Kadang saya dan suami suka binggung mau ngajak liburan anak kemana? Sebenernya dilepas di taman atau diajak main di depan ke rumah sama anak tetangga dia juga udah girang, hahaha. Tapi kan kita orangtua juga pingin memberikan tempat main yang cocok buat Rayan, masa main di depan rumah muluuk ( ini mau bikin seneng Rayan apa orangtuanya sihh??? hehe, Yaaaa sekalian lah biar orangtuanya dapet hiburan juga).

Bayi kami, Arrayan Edi Sarwono, memang lagi nggak bisa banget duduk diam, usianya sudah 21 bulan, sebentar lagi mau 2 tahun, jadi kalau di rumah yang jagain nggak boleh meleng bareng sedikitpun. Jangankan dirumah, ngajak jalan-jalan kemana pun kita juga harus awas.

Sehari-hari paling Rayan di rumah sama saya, atau kalau bosan main sama anak tetangga, main ke rumah sepupu, seminggu 2x Rayan ikut Babygym pula (gayaa, bayi nge-gym, nanti ya review-nya, :D).
Kalau weekend saya dan suami suka mikir, enaknya ngajak Rayan kemana ya?? Ada beberapa yang sempet kepikiran, ini list-nya :

  • Dufan : Ini mah liburan buat orang tuanya, Rayan belum bisa main apa-apa di Dufan, paling hanya kuda-kudaan sama ding-dong (di tip-top juga ada)
  • Kidzania : Ini mah harus kudu ngajak Rayan kesana, tapi sekarang belum saatnya, kira-kira Rayan umur 5 tahun kali ya baru bisa ngajak ke Kidzania
  • Kebun Binatang : Sudah, Rayan seneng banget waktu diajak elus-elus Rusa :))
  • Wisata Alam : Sudah, ke pantai, ke curug, dan hutan pinus. Sebenarnya ini liburan orang tua-nya, hehe tapi anak perlu juga toh diajak wisata alam, biar main-main di alam bebas.
  • Transmart : Diajak kesini Rayan malah bobo, jadi yang main ibu bapaknya lagi, hahaha. Permainannya seperti di Timezone, ada beberapa yang cukup ekstrim seperti roller coster dan pontang-panting. Yang paling memungkinkan untuk dinaiki Rayan, ya kereta-keretaan.

Dari ke-5 tempat yang sudah saya sebutkan, sepertinya belum ada tempat / playground yang memang dikhususnya untuk anak seusianya, dimana Rayan bisa leluasa bermain sambil belajar, dan (sedikit) tidak membuat orang tua khawatir. Kekhawatiran pasti ada, tapi setidaknya jika Rayan bermain di tempat yang memang dikhususkan untuk anak seusianya, ke-safety-annya lebih terjaga. Berbeda dengan ketika bermain di Taman, meskipun Rayan bermain sambil belajar dengan leluasa, seperti bermain di rumput, lari kesana-kemari, elus kucing, dll, tapi tingkat kekhawatiran orang tua juga semakin meningkat, takut kalau-kalau anak kita lari ke jalan raya, atau mencoba permainan yang berbahaya dll. Jadi orang tua juga harus lebih awas.

Baca juga  7 Pesan Sarat Makna dari Film Ada Apa Dengan Cinta / AADC 2

Playground di Jakarta itu bernama Kidzooona

Naaah, sebenarnya menemukan tempat bermain anak se-menarik Kidzooona ini adalah tanpa kami sengaja. Beberapa minggu lalu Rayan ikut kompetisi nge-dance buat bayi-bayi. Setelah lolos babak pertama, kemudian semi finalnya diadakan di Lippo Mall Puri, Jakarta Barat, sedangkan rumah kami di daerah Jakarta Timur, yaaaaa dari Timur ke Barat, ujung ke ujung. Tapi demi anak akhirnya kami bela-belain lah ke Jakarta Barat. Kami berangkat sabtu pagi, jam 9.30, untung jalanan masih lancar, naik tol pula, jadi nggak sampai satu jam sudah sampai di Lippo Mall Puri. Coba kalau hari biasa, nggak mungkin satu jam sampai, belum-belum udah kebayang maceeet.

Setelah Rayan ikut semi final baby dance, dan hasilnya nggak menang (nggak papa ya nak, yang penting kamu happy), kemudian kami jalan-jalan keliling Lippo Mall Puri, masa langsung pulang, kapan lagi kesini cobaaa.

Kemudian kami melihat tempat yang cukup bersinar, terdengar tawa anak-anak, tempat yang didalamnya banyak anak-anak seusia Rayan bermain bersama orang tuanya, juga dipenuhi dengan permainan anak-anak yang atraktif dan edukatif. Beberapa saat kami mengamati dari luar, saya berkata “Ini mah Rayan pasti mau banget main ke dalam”. Rayan pun terpesona. Meskipun areanya tidak terlalu besar tapi permainanya cukup menyenangkan, okelah kalau buat bayi-bayi usia 1 s/d 6 tahun.

Setelah mengetahui ketentuan dan tarifnya, akhirnya kami mengambil paket yang seharian. Hari itu kami sepakat mau seharian bermain dengan Rayan di Kidzooona, sayang anak…sayang anak!

Untuk tarifnya sendiri ada 2 pilihan, yaitu tarif per jam atau per hari. Untuk weekdays dikenakan tarif 60.000/ jam dan 90.000/ hari, sedangkan weekend 90.000/ jam dan 150.000/ hari. Harga tersebut sudah termasuk 1 orang pendamping, jika pendamping lebih dari satu akan dikenakan biaya 30.000/ 1 pendamping.

Baca juga  X-Men Apocalypse : Antara Membingungkan dan Mencengangkan.

Selain di Lippo Mall Puri, Kidzooona juga ada di AEON Mall BSD City dan Pluit Village Mall.

Permainan apa saja yang ada di Kidzooona?

Play Ground asal Jepang ini menyediakan banyak permainan untuk anak, seperti Kolam Bola, Mini city (Kota ingin menjadi), Toy Corner, Event Corner bahkan ada Cyber wheel yang membuat anak serasa seperti hamster lari di roda berputarnya.

Banyak sekali sudut-sudut yang bisa dieksplor oleh anak. Kalau Rayan paling suka bagian mandi bola. Sebenarnya ini surprise buat saya dan suami, karena sebelumnya Rayan paling takut ketika diajak main bola (mungkin Rayan merasa insecure takut nggak bisa keluar dari bola-bola yang jumlahnya ribuan itu), sedangkan saat bermain di Kidzooona Rayan kelihatan happy dan sudah nggak takut mandi bola lagi.

Bolanya bejibuuuun

Masih di dalam arena mandi bola, Rayan juga seneng banget naik turun perosotan, tentunya harus didampingi saya ataupun abang suami, soalnya perosotannya menantang banget. Aseeeliii, pertama kali coba langsung adrenalin meningkat, udah tau bikin deg-degan, tapi masih aja kami bolak-balik naik perosotan (suka tantangan,ckckck).

Aseeeliii, merosot di perosotan ini deg-degan banget, seperti ada ombak besar di dada. Tapi Rayan malah girang banget, minta bolak-balik. Heran saya, am I too old??

Kemudian ada Mini City / mereka menamakan ‘Kota Ingin Menjadi’, pura-puranya jadi pemadam kebakaran atau penjual bunga atau penjual sayur dan banyak lagi pilihan tokonya. Seperti Kidzania tapi skalanya kecil.

Kamu bisa jadi apa saja disini…

Di Toys Corner, Rayan juga banyak mencoba mainan edukatif seperti puzzle, Gear Toys, dll,
Rupanya bukan hanya Rayan yang senang main di Toys Corner, Bapaknya juga ikut menikmati permainannya. Si abang suami girang banget nyobain Gear Toys, membuat semua roda saling berhubungan dan menggerakan

Baca juga  [Review] Kisah-kisah Orang Scorpio by Ayu Utami dkk


Secara keseluruhan tempannya bersih dan menyenangkan, cukup aman juga untuk bayi dan balita.

Fasilitasnya disediakan Loker untuk menaruh barang-barang dan rak sepatu. Untuk bisa mengeksplore arena di Kidzooona harus menggunakan kaos kaki. Kalau semisal lupa bawa kaos kaki dari rumah, nggak perlu khawatir karena Kidzooona menyediakan kaos kaki dengan harga tertentu.

Jika sudah terlanjur membeli tiket yang satu hari, kemudian kalian merasa bosan, nggak usah khawatir tiket hangus jika ditengah-tengah keluar dari arena, karena boleh kok keluar dulu dari arena Kidzooona kemudian (masih dihari yang sama) kembali lagi.

Kami juga seperti itu, karena merasa perut lapar, akhirnya kami keluar dari arena Kidzooona untuk cari makan siang dulu, kemudian kembali lagi untuk melanjutkan permainan. Pokoknya semua sudut kami eksplor (nggak mau rugi, hehehe, kecuali sudut yang isinya puzzle-nya raksaksa, karena Rayan belum bisa angkat yang berat-berat).

Kalau ditanya akankan kami kesini lagi?? Mau aja sih apalagi kalau kami niat ngajakin Rayan bermain. Kidzooona akan jadi salah satu pertimbangan kami, tapi lokasinya itu loh yang jauh-jauh (Di Jakarta Barat, BSD dan Pluit), wadduh, coba agak ke pusat gitu, di Kota Kasablanka atau barangkali di Pacific Place (biar deketan sama Kidzania, hehe, yah saingan dong, nggak papa lah saingan, indomaret aja sama alfamart sebelahan). Pasti kami langsung cusss tanpa pikir panjang, hehe, sebulan boleh lah sekali, atau dua bulan sekali, tergantung keuangan bapak ibunya Rayan, hahaha.