Salah satu menu makanan yang paling banyak digemari oleh penduduk dunia adalah ayam. Baik di Indonesia maupun di luar negeri, ayam menjadi menu yang sangat umum di konsumsi sehari-hari.

Di Indonesia, ayam biasanya disajikan bersama dengan sayur dan sambal, sedangkan di Barat, Ayam biasanya disajikan dengan kentang goreng atau french fries. Cara Barat ini sepertinya sudah sangat diterima oleh masyarakat Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan semakin menjamurnya restoran cepat saji yang menyajikan ayam sebagai primadonanya, seperti KFC dan McDonald’s.

Beberapa tahun belakangan rupanya semakin banyak inovasi menyajikan menu ayam. Cukup menarik untuk dicoba. Ternyata banyak loh variasi menu ayam di Indonesia, khususnya Jakarta yang nggak kalah enak dari KFC dan McD, bahkan beberapa diantaranya cukup sengit merebut posisi juara di hati saya.

Ayam Goreng Ny. Suharti

Dimulai dari yang paling dekat dari rumah dulu, letaknya di Jl. Pemuda Rawamangun, Jakarta Timur. Selain yang paling dekat rumah, Rumah Makan Ayam Goreng Ny. Suharti ini juga yang paling ter-Indonesia diantara menu ayam lainnya yang akan saya ulas. Rumah makan asal Yogya ini memang sudah tidak diragukan lagi kelezatannya.

Menjagokan menu ayam kampung yang dibubuhi kremes membuat ayam goreng Ny. Suharti nggak kalah dengan ayam goreng tepung lainnya.

Ayam goreng Ny. Suharti. Sumber : foody.id

Rasa Ayam kremes-nya sendiri gurih, terasa bumbu rempah-rempah yang pas tidak berlebihan. Sangat serasi disajikan dengan sambal khasnya yang pedas manis. Meskipun hanya menjagokan ayam kampung kremesnya, namun sejak tahun 1972, rumah Makan ayam Goreng Ny. Suharti mampu bertahan dan mengikat para pelanggannya setianya yang kebanyakan berusia diatas 40-an seraya mengenalkan ayam goreng legendaris tiada duanya ini kepada anak cucunya.

Jangankan mereka yang berusia 40 tahun keatas atau se-generasi dengan mama papa saya, saya pun setiap menyantap ayam goreng Ny. Suharti rasanya seperti bernostalgia ke masa kecil, ke masa-masa orde baru.

Harga-nya sih lumayan, bikin nggak bisa sering-sering, hehe. Ayam goreng utuh Rp 99.000, sedangkan kalau separo Rp 53.000, belum termasuk nasi dan minum.
Kisaran harga untuk berdua : 150k s/d 200k. Selain di Jakarta, Ayam Goreng Ny. Suharti juga terdapat di kota-kota besar seperti Yogyakarta (kota asalnya), Semarang, Serpong, Bandung, Bali, dan Medan.

Wingstop

Bisa dibilang saya lagi sayang-sayangnya sama chicken wing-nya Wingstop. TOP. Kalau KFC jagonya ayam unggul dengan ayam original dan crispy-nya.

Baca juga  Suwe Ora Jamu, Ketika Jamu Tak Melulu Tempo Dulu

Wingstop hadir dengan ragam flavors yang lezat (tidak semua sih, beberapa diantaranya lezat dan menjadi favorit saya). Berlebihan tidak, kalau saya mengatakan ‘makan sayap ayam tidak pernah senikmat ini’, hehe.

Wingstop memang hanya mengunggulkan sayap ayamnya dan bagi saya itu cukup. Tidak pelu menyamakan menu dengan fast food yang menjual lengkap bagian tubuh ayam. Meskipun cuma wings atau sayap ayam-nya saja, kita bisa memilih 2 varian diantara : crunchy wings, dan classsic wings/ boneless wings. Ada pula menu lain seperti : boneless strips, drumsticks, texas stripper (semacam sandwich), dan cajun rice.

Sedangkan side dish-nya ada : French fries, chicken cream soup, mushroom fritters, chicken salad, churros, dan veggie sticks. Flavours favorit saya sendiri, yaitu Garlic Parmesan, Lemon Papper dan summer spice.

Meskipun saya suka pedas, tapi ada beberapa varian pedas yang nggak bisa diterima lidah dan perut. Semenjak wingstop mengeluarkan flavor Summer Spice, itu menjadi menu favorit saya ketimbang Asian spice. Summer Spice, pedasnya elegan, nggak berlebihan, pokoknya enak. Untuk yang netral saya memilih Garlic Parmesan dan Lemon Papper, soalnya anak saya juga ikut makan, jadi harus ada flavor yang nggak pedas.

Ayam Summer Spice wingstop. Sumber : wingstop

Bumbu kentang goreng atau french fries-nya enak, beda dari french fries fast food pada umumnya. Kadang saya suka minta less bumbu, tapi less bumbu pun masih terbilang gurih. Untuk Dips atau sauce-nya suka yang Honey mustard dan cheese. Endang deh pokoknya.

Harganya masih banget masuk di kantong. Cabang Wingstop terdekat dari tempat saya ada di Setiabudi One dan Kota Kasablanca.

Kenny Rogers Roasters

Dari beberapa ayam panggang yang pernah saya coba, Ayam-nya om Kenny Rogers salah satu yang berkesan di lidah karena bumbunya meresap dan daging ayamnya lembut.

Slogannya sangat menyenangkan hati perempuan “Deliciously healthy. Less fat, Less salt, less calories”. Jadi makannya agak tenang lah, less rasa bersalah, hehe.

Sebelumnya pada tau Kenny Rogers kan? Penyanyi lagu ‘through the years’. Pada tahun 1991, penyanyi country ini ikut terjun di bisnis fast food dan membuka gerai pertamanya di Coral Springs, Florida.

Meskipun sering lihat di mall-mall, tapi saya baru sekali ini mencoba ayam panggang Kenny Rogers. Sekilas logonya agak mirip tempat karaoke, apalagi ada nama Kenny Rogers-nya, jadi kan orientasinya langsung ke lagu love songs.

Baca juga  [Resep] Perkedel Kentang Gurih, Enak & Mudah

Merasa bosan dengan ayam yang itu-itu saja, akhirnya minggu kemarin saya dan suami mendatangi gerai Kenny Rogers Roaster di Kota Casablanka (Kokas), Ternyata eh ternyata ayam panggangnya Maknyusss euy. Kami memesan menu Ultimate steak : Chicken & Rib combo (140K), Kenny’s Chicken & soup meal (60K) dan unfried fried chicken (45K).

Kenny Rogers Roasters dan Rip combo

kenny Rogers : Unfried fried chicken

Saya dan suami sepakat kalau ayam panggangnya lezat dan bumbunya merasup, barbeque sauce-nya juga pas dimakan bersama ayam. Rib-nya lumayan enak.

Untuk Rayan, saya sengaja memesan Less Oil unfried fried chicken. Rasanya cukup enak, salad-nya seger. Ayam dan salad itu ternyata perpaduan yang menarik ya. Mungkin kita lebih familiar dengan menu hokben, yang sama memadukan lauk dan salad dalam peket menunya. Rayan suka banget sama nasi gorengnya.

Cabang Kenny Roger’s Roasters sepertinya sudah cukup banyak di Jakarta, di Kota Kasablanka salah satunya. Kisaran harga untuk berdua : 200k s/d 300k karena saya pakai debit BCA jadi ada diskon 20%, lumayan. Hari itu, kami makan mewah, enak dan kenyang. Kayaknya untuk seminggu ke depan bakal lanjut tahun tempe dulu nih, hehe.

Chicken run

Bagi yang sering maksi di Setiabudi One, mungkin sudah nggak asing dengan Chicken Run. Tempat makan berkonsep food container ini menyajikan ayam panggang dengan beberapa pilihan sauce.

Pertama kali tau dari abang suami, karena kantornya di daerah kuningan, sangat dekat mampir ke Setiabudi One. Suami saya cukup terkesan dengan Ayam Panggang Chicken Run, karena enak dan harganya terjangkau.

Untuk 1 ekor ayam panggang cukup membayar Rp 85k, kalau separo 50k . Murah kan. Normalnya 1 ekor ayam panggang chicken run dapat dihabisi oleh 2-3 orang, begitu kata suami saya yang sering makan disana bersama teman kantornya.

Chicken Run Roaster. Sumber : IG @chickenrunjkt

Beberapa waktu lalu, suami sengaja membawa saya kesana buat nyobain ayam panggang dekat kantornya yang katanya enak bangeeet. Karena masih dalam tahap mencoba, jadi saya pilih sauce yang umum, yaitu barbeque, dan memang enak. Rayan saja doyan. Saya jadi ingin mencoba dengan sauce yang lain, antara lain : Spicy sauce, sriracha sauce, plum sauce, dan black paper sauce.

Side dish nya ada french fries, potato wedges, baby potato dan fried mushroom, ada tambahan nasi juga.
Letaknya outdoor, dibawah pohon-pohon gitu. Jadi kalau lagi pada jenuh kerja di dalam ruangan, bisa banget kongkow di mari, cari angin sambil makan ayam panggangnya chicken run. Yummy!!

Cabang chicken run setiabudi one

 

Baca juga  Nagihnya Mangut Cakalang Bu Shanti

Shihlin

Kalau yang ini pasti sudah nggak asing lagi, soalnya sudah cukup lama ada di Indonesia. Saya sendiri pertama kali mencicipi saat masih di Yogya. Waktu itu saya mau nonton film di Empire XXI, nah, di sebrangnya, di depan giant (kalau gak salah) ada gerai makanan yang cukup menarik mata. Dominasi merah ada tulisan china gitu, langsung asumsinya enak nih, biasanya makanan cina enak.

Setelah di dekati rupanya Shihlin ini adalah street snack yang berasal dari taiwan. Menu jagoannya adalah XXL Crispy Chicken.

Penyajiannya unik, yaitu dada ayam fillet yang di goreng dengan tepung crispy secara deep fried. Kemudian setelah matang, dipotong kecil-kecil menggunakan gunting, lalu dibubuhi bumbu sesuai dengan pesanan dan disajikan di kantong kertas.

Flavors nya terdiri dari : original, barbeque, rumput laut. Namanya juga snack ya, street sncak pula. Jadi, tempatnya sederhana banget, nggak ada meja seperti restoran pada umumnya, hanya beberapa tempat duduk mengelilingi spot pembuatannya. Pembeli dapat pula melihat secara langsung proses pembuatannya. Rasa ayamnya sih seperti ayam fillet pada umumnya, crispy enak apalagi ada bumbu-bumbu yang menonjolkan rasa. Bisa dibilang Shihlin ini camilan yang asik, praktis, buat sambil ngobrol atau nonton.

XXL Crispy Chicken Shihlin. Sumber : openrice.co.id

Dulu sih masih sederhana banget ya, sederhana baik pada varian menunya maupun penyajiannya. Kalau sekarang sepertinya sudah banyak variasi menu, tempatnya juga sudah lebih lebar, disediakannya meja-meja. Kalau dulu, waktu di yogya, lokasi Shihlin bener-bener masih di pinggir jalan, masih street snack. Udah lama nggak ke Yogya jadi nggak tau apa masih ada gerainya. Kalau sekarang sudah ada di mall-mall. Seperti-nya di setiap mall di Jakarta yang pernah saya datangi ada gerai Shihlin, beberapa di antaranya : Kokas, Grand Indonesia, Central Park, bahkan di Green Pramuka saja ada.

Harga untuk XXL Crispy Chicken 39K.

Menu ayam memang nggak ada habisnya ya, bisa diolah macam-macam, ditambahkan flavors yang aneh-aneh, dan banyak lagi yang bisa dilakukan ayam terhadap lidah konsumen. Memberikan experience yang berbeda waktu dinikmati.

Mungkin ada menu ayam yang lebih enak lagi dari yang sudah saya sebutkan diatas, Monggo loh di share..