Bagi kita-kita yang lahir di era 90an, pasti tau kartun jepang Doraemon dong, sampai sekarang sepertinya juga masih tayang di RCTI setiap hari minggu jam 08.00 pagi. Saya sendiri udah lama banget gak nonton Doraemon di TV, lalu saya tanya keponakan saya, “Zii, Doraemon masih ada di TV RCTI ga sih?”, jawabannya gak tau, ternyata Pizi gak nonton Doraemon, beda generasi euy, dia lebih suka kartun Disney, Frozen sambil nyanyi Let it go..let it go.

Menyambut datangnya weekend, saya jadi juga nonton Doraemon, yeeey!! Tadinya udah mau ngebatalin aja soalnya kantor saya lagi ada event di Palembang, memang sih saya kebagian jaga kantor, tapi solidaritas lah, siapa tau teman-teman yang lagi tugas di Palembang butuh ini itu dari Jakarta. Eh, tapi ternyata acara berjalan lancar-lancar saja, dan teman-teman kantor yang juga jaga kontor bareng saya pada mau pulang cepat, jadilah saya kejar nonton Doraemon di Blitzmegaplex Pacific Place. Hihihi.

Jadwal nonton Doraemonnya jam 19.00, saya berangkat dari kantor di daerah Radio dalam pukul 18.30. Si Abang suami nyetir motor keren banget deh, nyelip sana sini gitu. Saya dibelakang doa aja deh, I trust you, bang!!! Dan, kita gak terlambat dooong!! Sampai parkiran motor 18.47, sampai blitz lt.6 jam 18.55, apal banget kan saya, yaiyalah sedikit-sedikit liat jam. Tak perlu ngantri, tinggal masukan kode booking ke blitzmegaplex machine dan keluarlah tiket bioskopnya, sukaaa deh sama Blitz!!!

Saat masuk ke ruang bioskop, yang saya liat penontonnya 95% orang dewasa euy , ketebak banget ini penontonnya angkatan berapa, generasi nongkrong jam 8 pagi setiap hari minggu..hihi

 

Doraemon Stand By Me

Doraemon Stand By Me

Sinopsis

Melihat nasib Nobita Dewasa dan Nobita Tua yang tidak bagus, cucu dari cucunya Nobita dari masa depan datang membawa Doraemon untuk menemani Nobita Kecil mengubah nasibnya. Nobita yang kita sama-sama tau orangnya pemalas, pelupa, selalu mendapat nilai nol di kelas, selalu bangun kesiangan, selalu kalah sama Giant dan selalu bergantung sama alat-alatnya Doraemon. Pantas saja ya nasib Nobita di masa depan gak bagus. Nah, gimana ya Nobita bisa ngerubah nasibnya?

Dalam film Doraemon Stand By Me ini, Shizuka jadi tokoh penting, yang memotivasi Nobita untuk mengubah nasibnya.

Review

Di awal film, penonton dihibur sama kekonyolan sifat Nobita, mulai dari bangun kesiangan, disetrap di lorong sekolah sama Pak Guru dan kompilasi kekonyolan-kekonyolan lain yang pernah tayang pada episode-episode di serial televisi. Kenangan-kenangan kita sama Doraemon dibangkitkan lagi. Kita jadi bernostalgia lagi.

Dari pertama mau nonton film ini, saya tau pasti saya bakal mewek mengharu biru karena film Doraemon Stand by Me ini diisukan menjadi film terakhir Doraemon. Tentunya, pembuat film ini gak akan membiarkan kita keluar bioskop dengan kecewa atau respon yang biasa-biasa saja bukan?? Dan, memang bener aja, di tengah-tengah film saya mulai mewek level 1 melihat Nobita yang ingin hidup Shizuka bahagia.

Doraemon & Nobita : Stand By Me

Doraemon & Nobita : Stand By Me

Lalu puncaknya adalah waktu perpisahan dengan Doraemon, saya rasa si abang suami juga mewek nih, tapi kita berdua pada nahan nangis, nahan suara, hihi gengsi ya!! Tapi memang film Doraemon Stand by Me ini pantas kok buat ditangisin, hiks,,hiks. Trus, pas adegan Nobita lagi memperjuangkan cintanya buat Shizuka, si abang suami langsung megang tangan saya gitu..hihiihi,,akakaaka

Menurut saya film ini memiliki target audience orang dewasa kelahiran 90an, bukan cuma mau menceritakan perpisahan dengan Nobita tapi juga perpisahan dengan kita-kita penonton dan sahabat setia Doraemon ‘pada masanya’ yang kini sudah beranjak dewasa. hiks..hiks

Tampilan film Doraemon Stand by Me ini beda sama yang sebelumnya karena 3D dan grafis visualnya yang detail dan lebih hidup. Karena detail, Ekspresinya Nobita dan kawan-kawan jadi lebih beragam dan konyol-konyol, bikin penontonnya terhibur.

Hanya saja, saya agak aneh sedikit pada masa depan Negara Jepang yang ditampilkan di film ini. Nobita dewasa kira-kira bertambah umurnya 19 tahun tapi Jepang ini ditampilkan udah maju banget infrastrukturnya, bangunan-bangunannya, kendaraannya dan masyarakatnya. Kayak bukan di bumi malahan. Kayak di planet lain.

Trus endingnya agak kurang nampol, walaupun meweknya tetep ya. Saya sih pengennya Doraemon balik lagi waktu Nobita udah agak gedeaan, pas SMP / SMA gitu, jadi kerasa banget pertemuan kembali yang mengharu biru. Tapi kata abang kalau Doraemon-nya balik pas udah dewasa, itu akan mengubah cerita Doraemon yang serial-nya dong..hmmmm

Okelah…akhir kata, film ini bangus!! 8/10 bolehlah ditonton sebagai hiburan sewaktu weekend.

Ohya, soundtracknya bagus!!! Judulnya Himawari No Yakusoku oleh Motohiro Hata.

Ini dia lagunya…