Disini ada yang suka Lea Salonga?? Kalo ada, tos dulu lah sama saya. Dari kecil saya nge-fans banget sama suara tante Lea Salonga ini.

Alm. Papa yang dulu yang mengenalkan lagu Lea Salonga ke telinga saya. Saya ingat waktu SD, papa suka putar lagu We could be in love-nya Lea Salonga dan Brad Kane, siapa yang gak tau lagu ini coba?? Everlasting love song evaa.

Saya langsung jatuh cinta dengan suara tante Lea Salonga dan ini satu-satunya lagu yang saya tau, secara kala itu saya masih SD dan gak ada mbah google, jadi pengetahuan saya  tentang tante Lea Salonga ya sebatas We could be in love.

“Anyone who’s seen us, knows what’s goin’ on between us. It doesn’t take a genius to read between the lines”

Setiap denger lagu We could be in love bawaannya pingin nostalgia masa kecil. Lalu pelan-pelan saya mulai tau lagu tante Lea Salonga lainnya seperti A whole new world, Reflection dan the Journey. Mungkin jaman SMP kali ya. Saya mulai ‘ngeh’ kalau tante Lea Salonga banyak terlibat di film-film Disney, sebagai penyuara princess Jasmine di film Aladdin dan Fa Mulan di film Mulan. Gak heran sih, suaranya tante Lea Salonga itu represent banget suara princess-princess-nya Disney. Barangkali suara tante Lea Salonga yang damai, ringan dan tipe opera ini merasuk banget di telinga karena saya sendiri tumbuh besar ditemani film-film Disney.

the singing voice of two Disney Princesses: Jasmine in Aladdin, and Fa Mulan in Mulan. Foto : eugenisms.blogspot.com

the singing voice of two Disney Princesses: Jasmine in Aladdin, and Fa Mulan in Mulan.
Foto : eugenisms.blogspot.com

 

Jauh setelah itu, jaman-jamannya kuliah. Teman-teman menjuluki saya orang kuno, lantaran menyukai lagu-lagu era 90’an alias jadul. “Vanti kan lahirnya tahun 1900 sekian” kata Iga, teman kos saya. Lagu-lagu Lea Salonga sering terdengar dari kamar kos saya. Tapi kayaknya tetep saja teman-teman kos saya kurang menaruh perhatian dengan lagu-lagu Lea Salonga. Beda selera, beda haluan euy. Atau barangkali mereka familiar dengan lagunya, tapi gak peduli siapa penyayinya, hahaha. Who knows?? (hidung siapa? 🙂

Baca juga  Inside Out : Kisah 5 Perasaan Dasar dalam Diri Seorang Anak

Saya ingat suatu malam saya dengan damainya menikmati suara penyayi asal Filipina ini sambil googling siapa tau doi punya jadwal konser atau broadway di Indonesia (ngarep banget booo). Bisa dilihat di official websitenya http://www.leasalonga.com/.

Tahun 2013, saya berkesempatan pergi ke Manila, Filipina selama 2 bulan. Dan yang pertama ada di kepala saya adalah Lea Salonga. Saya pengin banget ketemu, tatap langsung dengan Lea Salonga. Saya sempat kepikiran untuk nonton The Voice of the Philippines (itu loh ajang pencarian bakat nyanyi, sejenis Indoesian Idol, The Voice Indonesia juga ada). Lea Salonga adalah salah satu juri di The voice of the Philippines. Tapi gak jadi, rencana saya gagal, gak jadi foto bareng deh. Yah, suatu hari nanti, siapa tau saya dikasi kesempatan buat ketemu idola saya yang satu ini. Amiiiin.

Untuk bernostalgia masa muda – nostalgia lagu-lagu cinta Lea Salonga, berikut list lagu tante Lea Salonga favorit saya :

  1. We Could Be In Love – 1993
  2. A Whole New World – 1992
  3. Reflection -1998
  4. The Journey – 1993
  5. Fallin -1999
  6. I remember the boy -1999
  7. Afraid for love to fade – 1999
  8. Can we just stop and talk awhile -1999
  9. Two Word – 2007
  10. On my Own ( from Les Misérables)
  11. Sun and Moon (from Miss Saigon)
  12. Cinderella Soundtrack (Rodgers and Hammerstein)

 

Bonus : ehehehe

Narsis dulu di Kedutaan Besar Indonesia di Filipina. Indonesia Embassy, Philippines

Narsis di depan Jeepney (angkutan umum di Filipina) di Kedutaan Besar Indonesia di Filipina. Indonesia Embassy, Philippines